@>--Ketika mahluk selalu mengeluh,, dan Allah menepisnya di dalam Al Qur'an... =-? Mahluk : “Berat banget beban gue, gak sanggup rasanya,, aaarrrgghhh…>:O !!!” Allah Berfirman : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286) =-? Mahluk : “Ah,.. gue cuma orang biasa, mana mungkin bisa.....?”3-| Allah Berfirman : “Jika AKU menghendaki, cukup Kuberkata 'Jadi', maka jadilah" (QS. Yaasiin ; 82) =-? Mahluk : “Capek banget gw....#:-s ” Allah Berfirman : “...dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba:9) =-? Mahluk : “Stressss nih.... Pusing banyak pikiran gw...!”:'( Allah Berfirman : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar- Ro’d :28) =-? Mahluk : “Yaaaahh... ini mah semua bakal sia-sia..”:s Allah Berfirman :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah:7) =-? Mahluk : “Gile aje...gw sendirian...gak ada seorangpun yang mau bantuin...pada sendiri2 semua:O ” Allah Berfirman : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin:60) =-? Mahluk : “Duh...sedih banget deh gw...hikks”:( Allah Berfirman : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS.At- Taubah :40).
Agar dapat menangis karena allah
AGAR DAPAT MENANGIS KARENA ALLAH
Menangis adalah fenomena ketika emosi sedang tidak stabil, perasaan membuncah yang mengakibatkan saraf-saraf dalam tubuh berinteraksi untuk memberikan respon atas sebuah rasa. Respon yang nyata adalah keluarnya air mata
Menangis karena Allah, tentunya lebih berbeda dan sangat jarang dimiliki oleh manusia. Hanya orang yang telah memenuhi fase tingkat keimananlah yang akan dapat merasakannya. Hal ini terjadi bukan hanya dikalangan orang ahli ibadah tetapi pelaku maksiatpun mampu merasakannya ketika sinar hidayah menyapa.
Pelaku kemaksiatan dan kejahatan akan menangis karena dosa, karena kesadaran dirinya bahwa dia telah jauh dari Allah. Sedangkan ahli ibdaha akan menagis karena ni'mat yang terus bertambah, dan sadar bahwa dia begitu dekat dengan Allah.
Fase yang mampu mempertemukan bagaimana rasanya menangis karena Allah.
1. Kerjakan amalan Ibadah dengan niat ikhlas karena Allah
2. Perbanyak bangun di sepertiga malam, melaksanakan qiyamul lail
3. Tafakkur diri, merenungkan ni'mat Allah yang selalu terlimpah, merenungkan kematian, merenungkan kasih sayang Allah kepada seluruh makhluq mu'min maupun kafir, dan melihat bukti-bukti kebesaran Allah.
4. Fahami Al-Qur'an beserta kandungannya
5. Tadabbur alam sambil bertasbih memuji-Nya
6. Mengingat dosa yang pernah diperbuat, jangan memikirkan kebaikan dan ibadah yang akan membuat racun sombong menjalar meskipun sekecil zarrah
7. Tundukan pandangan, bersikap tawadhu di hadapan-Nya
8. Mengharapkan pertemuan dengan Allah di akhirat kelak
Salah satu saja kita telah mampu amalkan, Insya Allah, Allah tidak pernah tidur dan Maha Mengawasi setiap tindakan hamba-Nya. Percayalah, Allah akan membimbing orang-orang yang berusaha mendekati-Nya.
Dan apabila air mata menetes karena Allah, itulah air mata yang murni, yang akan menjadi saksi dan memadamkan panasnya api neraka. Kita, kita akan lupa kerana apa kita menangis, tetapi Allah tidak akan lupa satu tetes air mata kita karena-Nya..:'(
